Dodol Manado

Tidak ada komentar 57 views
Dodol Manado,5 / 5 ( 1voting )
banner 468x60

Dodol Manado
Jenis kuliner khas Bumi Nyiur Melambai yang satu ini tidak kalah enaknya. Apalagi kalau bukan Dodol. Teksturnya yang kenyal, berwarna coklat, dengan campuran kacang atau kenari membuat dodol menjadi kuliner khas yang sering dikonsumsi saat pengucapan di berbagai desa yang di Sulawesi Utara (Sulut). Saking populernya, dodol telah menjadi salah satu kuliner khas yang dijadikan oleh-oleh, karena tahan lama dan tidak mudah rusak.
Mengenai cara pembuatan dodol, cukup rumit. Sebab, melalui sejumlah proses pemasakkan yang bukan sedikit. Beruntung, saya mendapat sedikit informasi dari orang tua teman saya, yang juga sering membuat dodol saat perayaan pengucapan syukur atas panen ladang di desanya.
Pertama
Sediakan 2 kg tepung ketan putih, sekitar 750 gram gula merah, kacang rebus yang telah dikupas kulitnya atau kenari, kertas atau daun woka untuk membungkus dan air secukupnya.
Kedua

Masak gula merah dengan air secukupnya hingga gula tersebut benar-benar larut. Tunggu hinga mendidih. Setelah itu dinginkan. Masukkan tepung ketan putih ke dalam loyang atau wadah, lalu aduk tepung ketan dengan setengah air dan rebusan gula merah, sedikit demi sedikit, hingga adonan dodol cukup kenyal untuk dibentuk. Setelah itu, tambahkan sisa air rebusan gula merah sambil terus diaduk hingga merata. Masukkan kacang atau kenari yang sudah direbus dan dibersihkan kulitnya. Pangganglah di atas api sedang hingga adonan dodol benar-benar kenyal. Setelah itu angkat dan dinginkan.

Ketiga
Ambil sedikit adonan dodol dan bungkuslah pada daun woka sesuai ukuran yang diinginkan. Kemudian, kukus adonan yang sudah dibungkus sampai matang atau kira-kira selama 3-4 jam. Setelah itu, angkat dan dinginkan dan sajikan.
Cara lainnya lagi yaitu, adonan dodol yang telah dicampur air gula merah, terus diaduk sambil dimasak di atas api sedang hingga matang. Bila airnya mengering, tambahkan lagi rebusan air dan gula merah hingga adonan tersebut benar-benar matang. Bila adonan telah matang, dodol yang telah matang tidak perlu lagi dikukus. Setelah dingin, dodol langsung dibungkus dengan menggunakan daun woka, lalu disajikan.

Email Autoresponder indonesia
author
Penulis: 

    Tinggalkan pesan "Dodol Manado"